Tinggalkan komentar

Aslan dan Penyihir Putih. Dua nama yang selalu muncul dalam kronologi narnia

Nah, Tahukah kamu bahwa Aslan dan Jadis muncul dalam semua kronologi Narnia?. Bagi yang sudah tahu, syukurlah. Tapi buat yang belum tahu, simak yuk fakta faktanya.
Yah, dua karakter yang bertolak belakang. Walaupun dalam beberapa buku, Jadis hanya diceritakan atau disebutkan saja

Yuk teman teman, kita mulai dari kronolgi pertama. Yeah, check it’s out

Magician’s Nephew – Keponakan Penyihir

Aslan
Aslan menciptakan Narnia dengan nyanyian yang disaksikan oleh Digory, Polly, Frank, Strawberry, dan Jadis. Dan juga membuat beberapa hewan, dan tumbuhan (sebagai dewa) yang dipilihnya bisa berbicara di Narnia (ketika itu dipilih sepasang)

Jadis
Jadis muncul pertama kalinya di dunia Charn yang sudah akan berakhir. Jadis ketika itu membeku karena sihir yang ia kehendaki, hingga akhirnya dibangkitkan oleh Digory yang memukul sebuah bel (yang merupakan pemecah sihir itu). Hingga akhirnya Jadis terbawa ke Bumi (melalui cincin sihir), dan mematahkan tiang lampu di London (sejarah lantern waste). Jadis adalah salah satu karakter yang melihat penciptaan Narnia, yang ketika itu ia tidak memiliki kekuatan sihir sama sekali, hingga akhirnya ia memakan apel keabadian. Jadis akhirnya dihantarkan Aslan ke utara Narnia (Etinsmoor), sampai akhirnya ia mengumpulkan kekuatan sihirnya lalu kembali ke Narnia dan membuat musim dingin tanpa kahir di Narnia

The Lion The Witch and The Wardrobe – Sang Singa, Penyihir, dan Lemari

Aslan
Aslan muncul di Aslan’s Camp yang ketika itu akan ditemui oleh 4 Pevensie. Lucy dan Susan melihat Kematian dan Kebangkitan Aslan di Stone Table yang menggantikan Edmun Pevensie sebagai penghianat yang harus mati di Stone Table. Aslan juga yang membunuh Jadis dengan cakar cakarnya. Aslan menobatkan 4 Pevensie sebagai raja dan ratu Narnia.

Jadis
Jadislah yang menyihir Narnia menjadi musim dingin selama ratusan tahun, hingga akhirnya 4 Pevensie datang dan Aslan kembali untuk memperbaiki keadaan. Jadis muncul pertama kali saat itu ketika Edmund Pevensie memasuki Narnia.

The Horse and His Boy – Kuda dan Anak Manusia

Aslan
Aslan membantu Aravis dan Shasta dan kedua kuda mereka Bree dan Hwin agar mempercepat perjalanannya ke Narnia dengan selalu mengejar mereka di dalam hutan dalam wujud singa. Ia juga berubah menjadi kucing dan menemani Shasta, serta mengusir anjing anjing liar ketika Shasta bermalam di Makam Raja Raja. Shasta berbicara langsung dengan Aslan ketika sedang berangkat menuju Raja Lune dimana saat itu Aravis tidak menemaninya karena dicakar seekor singa yang merupakan jelmaan Aslan dengan sebab “Aravis harus merasakan derita yangh dialami pengasuh yang telah ia beri obat tidur, sehingga saat kehilangan Aravis, pengasuhnya itu dicambuk oleh ayah Aravis”.
Kemudian Aslan muncul lagi dalam penghakiman Rabadash yang tidak mau diberi ampunan sehingga Rabadash berubah menjadi seekor Keledai, tapi ia dapat kembali berubah menjadi manusia jika berada di Kuil Tash saat festifal besar musim gugur di Tashbaan, dan akan menjadi keledai kembali jika ia berani keluar lebih dari 100 mil dari Tashbaan

Jadis
Dalam buku ini, nama Jadis (Penyihir Putih atau Penyihir saja) disebutkan saja.
Oleh penasehat agung Ahostha Tarkhaan
“ketahuilah, O pangeran yang penuh ide, bahwa sampai di tahun ketika ayah pangeran yang mulia memulai kekuasaannya yang agung dan abadi, tanah Narnia diselimuti es dan salju, terlebih lagi dikuasai penyihir perempuan yang sangat kuat.”
Dan Ahostha Tarkhaan juga menyebutnya
“tapi aku tahu juga si penyihir perempuan telah mati. –“
Bree juga menyebutnya saat bercerita pada Aravis,
“aku tahu bahwa sang singa, Aslan membasmi penyihir dan musim salju”

Prince Caspian – Pangeran Caspian

Aslan
Aslan muncul ketika Pevensie dan seorang dwarf, Trumpkin sedang berjalan untuk menuju Aslan’s Camp, tempat dimana Caspian X dan kawan kawan mereka berkumpul, akan tetapi hanya Lucy yang melihatnya, karena Hanya ia yang begitu yakin “Aslan itu Ada” sementara yang lain, hampir hilang kepercayaanya.
Dan Aslan memperlihatkan dirinya ketika yang lainnya mulai percaya padanya sehingga membuat Susan menyesal dan Menangis (di Buku).
Di Film, Aslan juga muncul kembali dengan menyelamatkan Lucy ketika dikejar beberapa pasukan Telmar, lalu ia bersama Lucy muncul di jembatan yang dibangun di sungai Beruna. Saat Pasukan Telmar yang mundur kerena bangkitnya pohon pohon oleh auman Aslan dan menyebrangi sungai itu, Aslan Mengaum sehingga membuat Makhluk Air (tepatnya Air itu menjadi makhluk Hidup) mematahkan dan menghancurkan jembatan itu sehingga banyak pasukan telmar yang menyerah. Tapi di buku, Jembatan itu dihancurkan oleh Dryad (dengan perintah Aslan) dengan menggulungkannya dengan dedaunan dan akar akar rambat, untuk membebaskan Nyimph yang tidak bisa bergerak bebas karena jembatan itu, sehingga pasukan Telmarpun tidak bisa kembali.
Pada akhir cerita, dibuku dan difilm membuat kisah yang hamper sama, tapi berbeda. Dengan mengembalikan Pevensie dan Beberapa pasukan Telmar yang ingin ke Bumi (tempat asalnya).

Jadis
“maksudmu siapa?” kata Caspian akhirnya
“maksudku kekuatan yang jauh lebih besar dari pada Aslan sehingga menahan Narnia di bawah Mantra selama bertahun tahun, kalu kisah kisah itu benar,” (kata Nikabrik)
“Penyihir Putih !” jerit tiga suara serempak.
Dalam film, Pangeran Caspian, Nikabrik, putus asa dari Aslan atau anak-anak Pevensie tiba, membawa tas dan werewolf yang menawarkan cara untuk menghidupkan kembali Penyihir Putih dengan menggunakan tongkat Jadis ‘untuk menciptakan dinding es di antara dua pilar dalam Aslan Bagaimana. Namun, Peter, Edmund, dan Trumpkin tiba tepat pada waktunya untuk menghentikan mereka. Dalam film Disney, dia terwujud seakan terperangkap di balik dinding es. Dia tergoda Caspian, yang didorong pergi oleh Petrus, dan kemudian ia terpesona Petrus, tetapi dinding es ditikam dari belakang oleh Edmund, menghancurkan ke fragmen dengan penyihir menghilang seketika. Hal ini diyakini sebagai upaya membangkitkan kembali penyihir

The Voyage of The Dawn Treader

Aslan
Dibuku, Aslan muncul dalam berbagai bentuk, yang pertama masih berbentuk singa yang bertemu dengan Lucy (hanya Lucy dan Edmund dari Pevensie yang ikut petualangan ini, bersama Sepupu mereka Eustace) ketika ia membaca buku sihir tentang membuat yang tidak terlihat menjadi terlihat. Yang kedua, Muncul sebagai burung Albatros sebagai pemandu kapal Dawn Treader ketika tidak bisa kembali saat berada dalam Dark Island. Yang ketiga, Muncul dengan wujud singa saat membuat Eustace yang berwujud seekor naga menjadi manusia kembali. Yang keempat, muncul lagi sebagai singa yang menasehati Caspian X (yang saat itu marah marah pada awak kapal lain yang tidak menginginkannya pergi) ketika ingin memngikuti Reephecep untuk ke Aslan’s Country (sehingga ia keluar dari kabinnya dan mengangis), dan yang terakhir, muncul sebagai Domba yang menawarkan ikan baker kepada Edmund, Lucy, dan Eustace.
Difilm, kemunculan Aslan adalah dalam wujud burung Albatros Putih ketika Dawn Treader dalam Dark Island, dan di saat yang tidak lama setelah itu, membuat Eustace kembali pada wujudnya dari seekor naga menjadi manusia. Dan kemunculan terakhir adalah saat Dawn Treader sampai di Ujung Dunia (Caspian tidak meminta ikut bersama Reep saat itu. Di buku Caspian tidak melewati Silver Sea, tapi di Film ia mengalaminya) dan Caspian berpisah bersama Reephecep, Edmund, Lucy, dan Eustace.

Jadis
“ku-kurasa,” jawab Lucy “aku pernah melihat sesuatu seperti itu sebelumnya. Ada pisau seperti itu yang digunakan penyihir putih ketika ia membunuh Aslan di Stone Table dulu sekali”.
Dalam film, Jadis muncul dua kali yaitu ketika Dawn Treader berlayar dari pulau Dupplepud dan saat berada di Dark Island. Pada Dark Island Jadis muncul dua kali yaitu saat awal dawn treader memasuki Dark Island (ia menggoda Edmund) dan ketika Edmund sedang mencobba menyerang Ular Air. Jadis dalam film, muncul dalam wujud kabut abu abu kehujauan.

Silver Chair – Kursi Perak

Aslan
Aslan muncul dengan memberi Jill serta Eustace tugas untuk menyelamatkan pengeran Rilian dengan memberi mereka tanda tanda yang harus diikuti (walaupun mereka sering membuat kesalahan dengan cara yang salah dalam melaksanaak tanda tanda) pada Awal awal cerita. Dan muncul kembali saat pertengahan cerita dimana ia menasehati Jill yang telah jauh keluar dan melupakan tanda tanda yang sudah ia berikan.
Aslan juga disebutkan menemui Caspian (yang sudah hampir menemui ajalany) di Seven Isles dengan menyuruhnya kembali ke Cair Paravel. Dan muncul lagi pada akhir buku ketika membangkitkan Caspian X yang telah mati dan kini hidup kembali menjadi lebih muda dengan meminta Jill menusukkan kaki Aslan dengan duri sehingga Kakinya berdarah dan darah itu menetes di sungai tempat Caspian X (yang mati) berbaring. Ia memberi kesempatan 5 menit kepada Caspian untuk mengunjungi Bumi.

Jadis
Penyihir Hijau, Lady Kirtle Green diasumsikan sebagai bangsa yang sama seperti Penyihir Putih oleh beberapa warga Narnia. Salah satunya disebutkan oleh Glimfeather.

The Last Battle

Aslan
Aslan muncul dalam tempat yang dibuatnya lebih luas dari keadaan sebenarnya didalam Istal yang dibuat Calormen. Dan membuat pintu untuk ke Negerinya (yang percaya pada Aslan lah yang berhasil masuk ke pintu itu tanpa takut).

Jadis
—- Dia (Tirian) mengingat kakek buyutnya Raja Rilian yang dijulik penyihir (Lady Kirtle Green) ketika masih muda —.
— seribu tahun sebelumnya, dan pada saat itulah mereka melakukan tindakan yang paling luar biasa. Karena pada saat itu mereka telah mengalahkan penyihir putih yang mengerikan —

Sekian dulu info singkatnya. Jika Eustace menemukan hal lain, akan ditulis lagi disini dan akan diberitahukan di NFCI.

Ditulis oleh Maulyadi Peter Salasanto as Eustace Clarence Scrubb
For Narnia and For Aslan
Narnia Friends Club in Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: