Tinggalkan komentar

PERGI LEBIH JAUH, NAIK LEBIH TINGGI, MASUK LEBIH DALAM – VOYAGE INSIDE DAWN TREADER

The Voyage of The Dawn Treder
Kisah ini menceritakan dua anak Pevensie, Edmund dan Lucy, dan sepupu mereka Eustace yang masuk ke Narnia melalui sebuah lukisan kapal, dimana mereka bertemu raja Narnia, yaitu Gaja Caspian X, dimana Edmund dan Lucy sudah mengenalnya. Perjalanan kisah ini bertujuan untuk mencari 7 lord Telmar yangh dibuang saat pemerintahan Miraz, dimana lord lord itu merupakan teman teman ayah Caspian X, Caspian IX. Terdapat banyak sekali perbedaan antara kisah dibuku dan difilmnya (versi Walden) yang sangat menarik untuk kita bahas. Yuk kita simak perbedaan perbedaan kisahnya.

Rute Perjalanan
Mungkin hal pertama yang harus dibahas adalah rute perjalanan Dawn Treder setelah bergabung dengan Ed, Lu, dan Eus.
Di Film : Lone Island – Pulau Duffer – Pulau Death Water – Pulau Ramandu – Dark Island – Silver Sea – Ujung Dunia
Di Buku : Lone Island – Dragon Island – Burnt Island – Pulau Death Water – Pulau Duffer – Dark Island – Pulau Ramandu – Lautan Manusia Laut – Silver Sea – Ujung Dunia
Jika dilihat pada film, bebarapa kejadian yang terjadi pada buku, sepertinya digabungkan di film. Sebagai contoh Dragon Island, Burn Island, dan Pulau Death Water sepertinya di film dijadikan satu kisah saat di Pulau Death Water. Saat di ujung dunia juga punya perjalanan yang berbeda, Edmund, Lucy, dan Eustace, masih melanjutkan perjalanan hingga bertemu Domba, sebagai jelmaan Aslan sendiri.

Pembukaan
Secara jelas kita lihat, bahwa pembukaan di film menceritakan Edmund yang mendaftar sebagai tentara di inggris (mungkin bukan tentara,tapi sejenisnya), sedangkan dibuku, hal pertama yang diceritakan adalan tentang Eustace yang nakal dan beberapa kebiasaan kebiasaan anehnya. Mungkin dalam masalah pembukaan, memang beberapa film sebelumnya juga memiliki perbedaan, tapi lain hal nya dengan dawn treader, perbedaannya membuat kisah kisah yang baru.

Surat dari Susan
Keberadaan Susan saat itu difilm diceritakan berupa surat yang Susan tulis yang mengatakan bahwa ia sedang berada di Amerika. Di buku, keberadaan Susan diceritakan sebagai kata kata alur cerita.

Melalui Lukisan
Adegan di film, lukisan itu mangeluarkan air sehingga membanjiri kamar Lucy, tidak jauh berbeda memang, tapi hal yang membuatnya beda terletak di cara mereka sampai ke Narnia melalui lukisan itu. Di buku, Lukisan itu membesar sehingga tiba tiba saja mereka sudah ada di lautan, sedangkan di film, lukisan it uterus membanjiri kamar Lucy dengan airnya, sehingga mereka berada dalam lautan dalam lautan dan harus beranang ke permukaan.

Lone Island
Deskripsi Lone Island di buku, berbeda dengan Lone Island yang digambarkan di film. Hal pertama yang berbeda ialah, bentuk tempatnya. Dibuku, berupa hamparan haters di daratan pantainya, sedangkan di film berupa bangunan bangunan tua tanpa bendera Narnia. Pertemuan dengan para penculik (budak penculik) juga memiliki adegan yang penuh perbedaan. Di buku digambarkan sungguh tenang, sedangkan difilm dibuat dengan perkelahian. Hal ketiga adalah ketika Caspian di beli oleh Lord Bern, di film adegan ini diganti dengan Lord Bern yang terkurung dalam tempat yang sama dengan Caspian. Hal keempat yaitu pembebasan kru yang ditangkap (Reephecep dibuku ikut ditangkap, sedangkan di film tidak). Dibuku lagi lagi dibuat hidmat dan tenang, bahkan pembebasannya dibantu oleh lord Bern, lagi lagi di film hal ini dibuat berupa perkelahian.
Lucy dan Kaum Duffer
Di film jelas kita tahu bahwa Lucy diculik saat ia sedang tidur, tapi di buku, apa yang diperintahkan kaum Duffer pada Lucy lebih dibuat santai, bahkan diketahui kru kru Dawn Treader yang ikut mendarat ke Pulau.

Aslan di rumah Coriakin
Dirumah, Coriakin, Aslan tidak menanpakkan wujudnya pada film, tapi di buku, diceritakan bahwa sihir bekerja pada Aslan sehingga saat Lucy selesai membacakan Mantra, Aslan juga terlihat. Apa apa mantra yang Lucy bacakan di buku sihir saat di film dan di buku juga memiliki banyak perbedaan. Di buku, hampir semua mantra, sarat dengan unsure unsure Kristen.

Eustace dan Naga
Di buku, Eustace benar benar melihat naga sungguhan. Mungkin di film, asap yang membuat Eustace terkejut itu merupakan asap dari mulut naga (bukan asap hijau). Kerakusan Eustace tidak hanya sebatas di lembah lembah saja sepeti yang dibuat di film, tapi lebih dalam lagi Eustace masuk ke Gua dimana ia berubah menjadi naga.

Pemulihan Eustace
Di buku, Eustace menjadi naga hanya berlangsung selama mereka nerada di Dragon Island saja, tapi di Film, Eustace bahkan menjadi naga hingga mereka mencapai Dark Island, dan hal ini sangat berperan ketika Dawn Treder bertemu dengan seekor naga Air.

Caspian dan Ujung Dunia
Di buku, Caspian tidak dizinkan ke Ujung dunia. Ia marah hingga akhirnya Aslan menyadarkannya, bahkan Caspian tidak ikut menyebrangi Silver Sea yang indah. Tetapi di film, Caspian malah bisa merasakan tembok air yang menjulang tinggi.

Reephecep dan Ujung Dunia
Kepergian Reephecep ke Negeri Aslan saat di ujung dunia, pada buku tidak se-menhgarukan seperti yang dibuat di film (waktu pertama dan kedua kali aku nonton, aku nangis lho. Red). Faktanya, saat di buku, Reephecep melanjutkan sendiri perjalanannya dengan perahu kecilnya karena perahu yang digunakan ketiga anak bumi (tahulah siapa maksudnya) tidak bisa ikut karena air yang terlalu dangkal.

Ular air vs Naga air
Pada buku, ular air muncul di lautan ketika menuju pulau Duffer (kalo gak salah), pada film, yang muncul adalah naga air di dark island, yang kisah ini mengakhiri nasib Dark Island, dan akhirnya orang orang yang hilang dimakan kabut, tiba tiba muncul kembali.

Sweet Water
Kejadian di Sweet Water atau air yang manis jauh berbeda antara buku dan film. Di buku, kejadian ini diawali ketika Reephecep jatuh dari Dawn Treader, sedangkan di Film, keberadaan Sweet Water diketahui saat Eustace tiba tiba saja berada di lautan dekat kapal Dawn Treader (padahal sebelumnya ia berada di pulau Ramandu) dan Reephecep terjuan dan mandi bersamanya.

Tidak ada di buku
1. latihan berkelahi antara Caspian dan Edmund sama sekali tidak dituliskan dibuku.
2. Eustace yang pingsan saat nmelihat Minotaur juga tidak ada
3. Orang orang yang di ambil di Lone Island kemudian di bawa dengan perahu, dimana perahu itu berjalan sendiri menuju lautan, dan ketika tiba disana mereka hilang ditelan kabut. Hal ini merupakan hal aneh pertama yang tidak muncul dibuku
4. Kabut aneh yang pada akhirnya merupakan jelmaan Jadis
5. Gael juga merupakan karakter yang tidak ada dibuku. Seekor Minotaur, dan Satyr juga tidak ada. Liliandil juga karakter yang diciptakan di film (di buku, ia hanya menyebut namanya sebagai Putri Ramandu)
6. Caspian tidak ikut hingga akhir dunia didalam buku. Tetapi hanya sebatas lautan manis lalu pulang ke Pulau Ramandu

Tidak ada di film
1. Kisah dimana Reephecep mengambil perahu kecil yang hanya muat untuk dirinya tidak ada di film. Perahu itu ada di ujung dunia dalam penggambaran film.
2. Para manusia laut yang menggoda juga ditiadakan
3. Caspian yang marah karena tidak diizinkan kru kru (juga Pevensie) untuk menuju akhir dunia.
4. Bagi yang ingin melihat domba yang menawarkan ikan bakar pada Edmund, Lucy, dan Eustace, hanya bias kecewa karena adegan ini tidak ada di film.
5. Ramandu hanya diceritakan saja oleh Liliandil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: