1 Komentar

Fanfic Narnia : The Daughter of Eve is Come Back (Chapter 4 : Mimpi Eustace) : Pricilia Katherine Popplewell

Untung ya hari ini Chapter 4 bisa selesai, lagi banyak ide bermunculan nih.. hehe, ok langsung baca aja, kirtik juga ya

“Hm, silahkan. Aku juga akan tidur. Selamat malam, Have a nice dream’’ kata Susan.

“Have a nice dream, too. Good bye!’’ balas Lucy yang sudah berada di ambang pintu kamar Susan.

Di kamar Eustace, ia melakukan kebiasannya. Seperti kita tahu dalam buku berjudul “The Voyage of The Dawn Treader” bahwa ia selalu menulis buku hariannya. Berikut adalah tulisannya :

11 Oktober

Susan telah kembali.

Tapi, mengapa?

Mengapa Narnia akan dilanda kekacauan lagi?

Liliandil membenci Susan dan itu artinya Kerajaan Narnia akan hancur.

Apa yang harus kulakukan?

Mengapa Narnia selalu bermasalah ketika Putera Adam / Puteri Hawa datang?

Mangapa takdir Narnia seperti ini?

Semakin aku mencintai Narnia, semakin aku tidak mengerti takdir negeri ini.

Negeri seindah ini harus menghadapi kekacauan yang disebabkan oleh Ratu yang berselisih.

Apakah kejadian Last Battle akan terjadi lagi?

Berilah petunjuk akan takdirMu, Aslan.

Tanpa sadar, setelah tulisan itu selesai, Eustace langsung tertidur. Seperti ada yang menarik matanya untuk tidur, alat tulis dan buku hariannya masih berantakan bahkan terbuka lebar. Namun ia bermimpi, mimpi ini seolah jawaban atas tulisannya itu. Ia berada di Lantern Waste (Area Lentera), tempat Lucy menemui Mr. Tumnus pertama kali dan juga tempat Edmund bertemu Jadis pertama kali.

“Eustace” sahut seseorang.

Eustace berputar beberapa kali lalu berkata “Siapa di sana?”

“Ini aku. Aslan” jawab orang itu.

“Oh Aslan, dari mana saja Kau? Aku butuh bantuanMu” Eustace memeluk Aslan.

“Aku tahu, aku tahu tulisanmu itu. Aku akan memberimu petunjuk.” kata Aslan.

“ya Aslan, terimakasih. Tapi, bukankah ini mimpi?” tanya Eustace.

Aslan mengangguk lalu berkata, “Ya, ini mimpi. Tapi ini nyata petunjuk dariKu. Besok, Liliandil akan mencoba mengobrol dengan Susan, kau harus mencegah pertengkaran di antara mereka. Kedua, Susan akan bertemu Shift, jadi jauhkan Shift dari Susan agar ia tidak terpengaruh. Dan yang ketiga, ketika kekacauan terjadi, datanglah ke Stone Table. Aku akan ada di sana dan membawa seseorang dari bumi.”

“Hanya itu saja yang bisa aku lakukan?” tanya Eustace.

“Ya, hanya itu. Tapi, itu akan membantu daripada tidak sama sekali, jangan lupakan itu.” Jelas Aslan.

“Baiklah, aku akan mencoba melakukan semua itu. Terimakasih As..”

Sebelum selesai mengucap kata “Aslan”, Jill membangunkan Eustace. Dan ternyata, tanpa sengaja Jill membaca buku harian Eustace.

“Eustace, apa maksud buku harianmu?” Jill memulai pembicaraan.

Eustace menutup buku itu lalu, “Jadi kau membacanya, baiklah aku akan memberitahumu. .. Begini, semalam Lucy memberitahuku bahwa akan ada kekacauan di Narnia.”

“Lalu apa maksud dari Liliandil membeci Susan?” pertanyaan Jill yang kedua.

“Kau akan tahu nanti, tapi kumohon jangan beritahu siapa pun tentang isi buku harianku itu” jelas Eustace.

“Baiklah, kalau kau tidak mau memberitahuku, sekarang cepat turun. Ini sudah jam berapa? Mereka sudah menunggumu di Eatable.” kata Jill.

“Terimakasih.” jawab Eustace segera meninggalkan kamarnya.

Tapi sebelum Eustace pergi, Jill berteriak “Hei, tunggu dulu! Kau belum mandi, penampilanmu berantakan!”

Sayangnya, Eustace sedang banyak pikiran sehingga tidak mendengar itu. Ia lupa bahwa ia belum mandi, ia malah turun dan menuju Eatable.

One comment on “Fanfic Narnia : The Daughter of Eve is Come Back (Chapter 4 : Mimpi Eustace) : Pricilia Katherine Popplewell

  1. ceritanya bagus banget kak, aku suka
    tapi aq mau tanya soal bagian susan akan bertemu dengan shift. bukankah cerita ini berlatar tempat di negeri narnia yg sesungguhnya( anggap aja kyk surga) terus knpa msh ada shift. bukannya shift itu selama ada di negeri bayang2 narnia( anggap aja dunia) dia berkelakuan jahat ya, jadi gk mungkin dong dia ada di negeri narnia(surga). kan setiap yg jahat tidak bisa masuk ke negeri narnia(surga).
    sekian kak makasih sama lanjutin dong ceritanya sampai bener2 habis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: